Thursday, March 3, 2016

Budidaya Tanam Jagung



Budidaya tanam jagung
Budi daya tanam jagung tidak lah sulit seprti tanaman yanglain. Dari perawatan dan penanaman sangat mudah, hama dan musuh alami tidaklah terlalu banyak. Tanaman jagung tergolong tanaman yang kebal dan kuwat. Selain utu tanaman jagung bisadi tanam diberbagai dataran , dari dataran rendah maupun dataran tinggi / penggunungan pun bisa. Bahkan didarah pegunungan sering tanam saat mulai musim hujan.
Sagat banyak macam jenis jagung yag terdapat dipertanian; jagung putih local, jagung manis dan jagung hibrida.  Biasanya para petani lebih suka tanam jagung  jenis  hibrida, dikarenakan hasil nya yang bisa di banggakan terlebih jenis jagung hibrida batang nya kuat tidak mudah rebah. Jagung hibrida hasilnya lebih maksimal 1banding1,5 dari jagung putih local.
Dari hasil budidaya tanam jagung sangat banyak gunanya; bisa dijadikan makanan ringan,jadi tepung buat roti, campuran pembuatan kopi bubuk, sari gula, campuran makanan ternak/ konsentrat bahkan juga bisa di jadikan penganti nasi dan masih banyak kegunaan yang lain.
Jagung terdapat banyak kandungan nutrisi diantaranya: vitamin B dan C,yat besi magnesium, fosfor, kalium, omega 6 dan lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Mengkunsumsi  makanan  terbuat dari jagung sangatlah baik untuk kesehatan.
Budidaya tanam jagung alangkah baiknya diawal menjelang musim kemarau. Karena tanaman jagung membutuhkan pengairan dan sinar matahari yang cukup.

-Cara mudah budidaya tanam jagung ada beberapa tahap pelaksanaanya;
             -1Unsur hara tanah yang paling baik untuk  budidaya tanam jagung ber PH 5,5-7,5 tingkat keasaman. Penanaman jagung tidak terlalu rumit dalam pengolahan tanahya, yang paling penting tanah posisi gembur dan rata agar memper mudah untuk pengairan, dengan cara membajak dengan mesin bajak atau traktor
             -2Posisi penanaman tanah di haruskan lembab tetapi jangan terlalu basah.  Penanaman dilakukan secara berbaris ukuran diantara 70x 20 jalan dengan lubang sedalam 3cm-5cm. setiap lubanng di isi1 atau 2 biji saja setelah itu tutup biji pada lubang dengan tanah agar cepat dalam pembentukan kecambah dan terhindar dari pemakanan semut.
            -3 Pemupukan dilakukan sejak tanaman brusia  2minggu setelah tanam sampai pembentukan biji . Pemupuka awal  untuk msekedar memacu pertumbuhan tanaman yang masih kecil dengan cara cur/ kocor,kita gunakan pupuk nitrogen [N] takaran 3on utuk 1 ember 20 literan. Larutkan pupuk dengan air dalam ember , pengocoran harus ekstra hati hati jangan sampai ter kena daun. Apabila terkena daun akan luka seperti terbakar dan akan menghambat pertumbuhan.
Pemupuan seperti ini dilakukan seminggu sekali secara rutin. Apabila tanaman sudah setinggi lutut kitaberi pupuk tambahan yakni pupuk N P K sampai pembentukan biji apabila pemupukan kurang cukup akan mmpengarihi besar kicilnyapembetukan biji.
           -4 Peerawatan meliputi  penyiangan gulma ,penyulaman, pembubuhan/ripu, pengairan/irigasi .
   -Penyiangan harus dilakukan apabila gulma atau rumput sudah mulai tumbuh, karena apabila telat dalam penyiangan rumput akan mengganggu pertumbuhan, karena apabila tanaman jagung sudahkita pupuk otomatis rumput akan ikut makan sari gizi pada pupuk tersebut.
    -Penyulama dilakukan secepat mungkin apabila sudah tau gejala tanaman yg mati, supaya tanaman segera tumbuh serentak. Klau telat penyulaman biasanya tanaman tidak maksimal pertumbuhanya.
     -Pembubuhan/ ripuh dilakukan untuk meperkuat batang pohon jagung , hingga disela sela terbentuk parit untukmempermudahkan pengairan.
    -Pengairan bisa dilakukan seminggu sekali tergantung cuaca atau kelembapan pada tanah. Jangan sampai pengairan telat supaya tanaman tidak layu’
     
           -5 Pengendahalian hama dan penyakit pada budidaya tanam tagung
Hama yang terdapat pada tanaman jagung  -ulat daun, ulat tongkol, lalat bibit hama lundi pengendalianya dengan penyemprotan insektisida.
Penyakit yg terdapat pada tanaman jagung biasanya jamur, kutu bulai bercak ungu, pengendalianya dengan menyemprotkan fungisida.

       -6 Panen ,cirri cirri jagung siap panen  kilit jagung berubah warna dari hijau menjadi putih, daun mulai menguning biji padat berisi penuh dank eras. Panen bisa langsung petik dan pengeringan/ penjemuran ditempat yg sudah tersedia. Atau dengan cara pemetikan  setelah jagung kering dibatang pohon jagungg caranya kitakupas kulit jagung di tempat, dan pankas daun danbatang  diatas biji jagung agar terkena sinar matahari . Setelah biji jagung bener bener kering petik dan siap untuk dip roses pemipilan selanjutnya.

Terimakasih telah membaca artikel budidaya tanam jagung yang sederhana ini semoga bermanfaat dan berkah

Wednesday, March 2, 2016

Budidaya Tanam Tomat




                                                Budidaya tanam tomat; [HORTIKULTURA]
             Tanaman tomat adalah tanaman yang berumur pendek tetapi tidak tahan dengan curahan hujan yang terlalu banyak. Budidaya tanam tomat bias di tanam diberbagai dataran [rendah/tinggi]. Hasi /buahl dari tanaman ini selain untuk bahan sayuran juga bisa digunakan untuk obat obatan. Karena di dalam buah tomat banyak terkandung berbagai vitamin diantaranya adalah vitamin A,C,K ,kalium kolesterol dan rendak kalori. Bahkan tomat bisa di jadikan bahan kosmetik di karenakan banyak terkandung vitamin didalamnya
Tanaman hortikultura jenis ini akan tumbuh maksimal danhasil nya bagus apa bila tanamnya di tempat yang sejuk yaitu diantara 25-30 derajat C. tanaman akan tumbuh maksimal 2m dan buah akan berwarna merah cerah. Namun apabila  suhu di atas itu biasanya buah cenderung berwarna agak ke kuningan dan tidak merata.
Tanam tomat yang bagus dan baik tanah mencukupi PH 5-6 tanah gembur dan cukup dalam pengairan irigasi yang teratur
               Cara cara mudah budidaya tanam tomat:
                                       -Penyemaian benih
                                       -Persiapan lahan
                                       -Pengolahan tanah
                                       -Pemupukan awal
                                       -Penanaman bibit
                                       -Perawatan
                                       -Pengendalian hama
                                       -Panen

                  -1Penyemaian benih tomat bisa di bilang sama dangan penyemaian benih terung cabai dan lain sebagainya. Yaitu perlu persiapan lahan atau dengan cara polibeg an. Kalau sistim tabor perlu membuat bedengan dan harus diatapi dengan bahan yang bisa tertembus sinar matahari.Guna atap untuk melindungi sinar matahari atau dari hujan, dan sama dengan sistim polibeg juga harus di  beri atap. Sistim polibeg lebih rumit di banding sistim tabur, kalau dengan polibeg butuh plastic ikuran kecil dan member tanah satu persatu. Dengan sarat kita campur tanah dengan merang padi di cam pur dengan pupuk kandang.
             Setelah pemberian tanah yang sudah bercampur pupuk kita siram air sampai benar benar air masuk, setelah itu baru kita tanam 1 demi 1 biji ke dalam polibeg. Mudah cukup buat bedengan dengan ukuran 1m panjang se cukupnya, beri pupuk kandang atau kompos secukupnya gembur dan campurkan pupuk kandang , buat bedengan menjadi rata. Lankah selanjutnya tabur biji tomat pada bedengan tipis tipis /jarang jarang jangan sampi bertumpuk, lebih jarang lebih baik lebih kuat bila saat penanaman. Penaburan selesai tutup dengan tanah dan jerami agar kelembapan lebih bagus.  Usahakan dalam selama penyemaiyan tanah bener basah krena akan mempercepat pertumbuhan biji.

            -2 Persiapan lahan/ pengolahan tanah: Dengan cara membuang atau membersihkan gulma atau bisa lebih cepat dengan menyemprot denganracun rumput, tapi dengan sarat penyemprotan dilakukan dengan jarak 1bulan sebelum tanam agar tidak mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
Pengolahan tanah dilakukan dengan cara pembajakan atau dengan cara cangkul. Berfingsi untuk penggemburan tanah dengan kedalaman minimal 20cm. Setelah pembajakan selesai buatlah  menjadi beberapa bedengan. Setiap bedengan berukuran lebar 1m panjang mengikuti lahan /area penanaman. Ketinggian bedengan minimal 40cm untuk menjaga apabila kelebian air. Jarak bedengan 1 dengan yg lain diantara 40cm sampai 50cm disela bedengan akan terbentuk got atau parit, yang bisa di fungsikan sebagai sarana irigasi ,peresapan atau perawatan
.
            -3 Pemupukan awal:  Pemupuan awal yg diharuskan yaitu dengan pemberian pupuk kandang atau organic, yang berfungsi  untuk menjaga dan menyeimbangi  unsure kimia yang terdapat dalam tanah. Dalam 1hiktar dibutuhkan pupuk organic antara 10-20ton
Sebersamaan pemberian pupuk organic sekalian kita beri  dolomite atau bisa dibilang kapur mati, yang berguna untuk menjaga dari keasaman pada tanah dan bisa juga untuk mengendalikan jamur yang terdapat pada dalam tanah.

              -4 Penanaman bibit tomat:  setelah persemaiyan bibit sudah brumur 4-6 minggu sudah siap untuk di pindahkan. Penanaman dibuat secara berbaris baris agar supaya lebih muda h dalam perawatan atau pengelolaan. Setiap barisan berukuran 70x50  dari jarak kesamping dan depan.
Waktu yang paling tepat untuk perpindahan /penanaman di sore hari atau dari pagi apabila cuaca mendung. Di karenakan bibit tomat mudah layu apabila terkena sinar matahari yang panas
.
               -5 Perawatan:
 Setelah tanaman berumur 2 minggu dilakukan pengajiran, setiap satu tanaman tomat satu ajir. Pemasangan ajir dilakukan untuk mengikat batang tanaman tomat supaya aman dari angin. Karena batang tanaman tidak sangat lah, kuat pemasangan ajir akan mempermudah perawatan tanaman.
Penyiangan gulma /rumput bisa dilakukan setiap hari, pabila gulma tumbuh liar akan mengganggu pertumbuhan tanaman.gulma atau rumput akan ikut memakan pupuk yang telah kita berikan.
Penyiraman dilakukan setiap hari pagi dan sore hari karena tanaman  jenis sayuran sangat mambutuhkan air yang sangat cukup.
Pemupuan susulan dilakukan 3-5kali pada masa masa pertumbuhan yakni dengan pupuk NPK 15-15-15 dengan dosis 2gram pertanaman.
Pemangkasan daun atau pangurangan daun perlu dilakukan apa bila tanaman terlalu subur. Pemangkasan berguna untuk mempercapat proses pembuahan dan memaksimalkan pada  buah.

             -6 Pengendalian hama pada budidaya tanam tomat
Hama yang sering terdapat pada tanaman tomat ya itu
-Ulat buah: menyerang pada buah yang masih muda berdampak nampak berlubang bahkan berakbat busuk buah. Penyemprotan dengan insektisida.
-layu pusarium; sejenis penyakit firus  disebabkan oleh karena tanah terlalu lembab. Penyemprotan menggunakan fungisida.
-kutu putih;  terdapat pada daun terlihat ada warna putih hama ini  memakan sari sari daun, sehinga apa bilatelat penanganan daun akan keriting.  Penyemprotan dengan insektisida.
-lalat buah ; menyerang pada kulit buah sehingga buah capat busuk sebelum pemetikan atau panen. Penyemprotan menggunakan insektisida.

               -7Panen :
Budidaya tanam tomat panen  sekitar umur 80-90 hari  dari masa tanam . pemetikan dilakukan setiap 3hari atau maksimal 4 hari sekali, supya buah tetep kelihatansegar. Pemetian buah usahakan kematangan maksimal 70-75 persen kematangan. Karena apabila telat petik tomat akan cepat kelihatan layu.

                         Demikian cara ringkas budidaya tanam tomat, semoga  bermanfaat dan brkah

Tuesday, February 16, 2016

Budidaya tanam terong



                                                Budidaya tanam terong [solanum melonguna]

         Budidaya tanam terong bias di bilang sangatlah mudah dan ringan dari seg ibiaya dan perawatanya. Budidaya tanaman ini tidaklah ada ketergantungan oleh musim. Tanaman terong bisa di budidayakan sepanjang tahun. Banyak jenis terong yang  sering dibudidayakan oleh pera petani antaranya, terong ungu, terong hijau, terung putih, terongglatik dan masih banyak jenis jenis terong yang lain
.
       Terong juga sangat banyak manfaatnya diantaranya ; dapat mengontrol kadar gula pada tubuh kita, karena terongs sangat kaya akan serat dan kabohidrat yang rendah. Membantu pencernaan, menurunkan berat badan,mensetabilkan tekanan darah, dan masih banyak lagi dari man faat dari terong.
Budidaya tanam terong yang hasilnya bisa maksimal adalah pada musim kemarau. Karena kalau tanam dimusim peng hujan akan mudah terserang penyakit busuk akar, dan identik dengan subur daun. Tanam terong hamper sama dengan penanaman cabai, yang membedakan adalah masa panen yang lebih cepat.

Cara cara budidaya tanam terung yg baik;

1-Penyemaiyan;
        Dilakukan sebelum penanaman  pada lahan  yang sudah tersediakan. Sebelum penyemaian harus kita buat lahannya dengan mengemburkan tanah dengan mencangkul sedalam 20cm sapai bener rata. Buatlah 1 bedeng berukuran lebar 1m panjang menyesuikan penebaran benih tinggi 20cm. Pemberian pupuk kandang secukup nya dan campur di bedengan ratakan dansiram bedengan sapai betul betul basah sampaidalam tanah. Karena dalam penyemaian biji terong membutuhkan tanah yang lembab agar benih/biji cepat tumbuh
Gaaris garis bedengan sedalam 1cm berilah jarak dari garis satu ke yang lain 20cm. Tabur biji pada garis-garis tersebut secukupnya, jangan terlalu banyak. Karena penyebaran yang jarang jarang bibit akan lebih kuat pada waktu perpindahan.

2- Pengolahan tanah;
 Dilakukakan dengan cara pembajakan dengan mesin atau dengan cara manual. Tanah dibajak atau dicangkul sedalam 25cm kurang lebihnya. Cara ini dilakukan untuk tanah menjadi gembur kembali dan baik untuk perkembangan tanaman. Setelah perlakuan pencangkulan buatlah menjadi beberapa bedenngan setiap bedengan ber ukuran lebar 1meter atau maksimal 120cm panjangnya mengikuti petak lahan. Dengan ketinggian minimal 40 cm. Disisi bedengan akan terbentuk got panjang yang berfungsi sebagai prresapan saat kelebihan air, atau bisa juga untuk sarana pengairan. Dan bias digunakan sebagai sarana jalan untuk perawatan atau panen.

3- Pemupukan kompos organic dan pengapuran;

       Pemupukan organic atau kompos dilakukansupaya tanah tidak cepat padat dan bisa memperbaki unsure tanah. 1 hektarnya di perlukan 1 hingga 2 ton pupuk kandang, degan cara ditabur atau sebar keseluruh bedengan sampai rata, kemudian aduk tanah agar puuk kompas bisa bercampur tanah secara merata.
Budidaya tanam terong yang baik adalah unsur tanah ber PH 5-6. Untuk mencapai PH 5-6 tersebut gunakanlah dolomite atau kapur mati. Usahakan pengapuran dilakukan 2 minggu sebelum tanam atau perpindahan bibit kebedengan. Dengan penyebaran dolomite keasaman tanah menjadi setabil atau maksimal.

4-Perpindahan bibit atau pananaman;

        Sebelum penanaman bibit terong bedengan harus disiram atau di genangi air agar benar benar basah sampai kedalam tanah. Penanaman usahakan pada waktu sore, karena kalau ditanam waktu sore tanaman terong tidak akan layu dan tidak terlalu panas terkena sengatan matahari.
Sebelum tanam kita cabut bibit yang sudah berumur 20-25 hari. Tanam bibit terong secara berbaris, satu bedeng diisi 2baris secara menyilang . Jarak tanam terong atara 50cm-70cm supaya sinar matahari bisa masuk disemua bagian.

5- Perawatan;

       Budidaya tanam terong sebelum sampai puncak pertumbuhanya harus sering sering disiram, karenatanaman terong tidak tahan dengan kekeringan. Cabut rumput atau gulma apabila sudah mulai tumbuh karena akan mengganggu pertumbuhan tanaman terong.
Penyemprotan juga  dilakukan apabila sudah ada gajala gejala terserangnya hama. Seprti kumbang daun ,tugau,uiat tanah, ulat grayak,trip dan lain lain, penyemprotan untuk menanggulangi firus atau jamur pada tumbuhan. Penyemprotan menggunakan obat insektisida ,fungisida. Penyemprotan dilakukan secara rutin apabila sudah diambang kritis.

6-Pengajiran;
Pengajiran dilakukan sejak dini karena pertumbuhan akar belum meluas karena apabila pengajiran telat akar akan terluka. Minimal pemasangan ajir  berusia 2atau 3minggu. Jarak pemasangan minimal 5cm dari tanaman. Ikat tanaman pada ajir memakai tali raffia. Pengajiran samgatlah penting dalam budidaya tanam terong karena tanaman tersebut bias berkembang tinggi dan maksimal.

7-Panen;
Budidaya terong akan memulai panen berusia minimal 60 atau 70 hari dari masa tanam nya. Pemetika terong dilakukan 3atau4 hari sekali. Pemetikan terong agar tidakcepat layu sebaiknya di lakukan pada pagi atau sore hari. Dalam masapanen satu tanam terong bisa mencapai 15 kali atau lebih apabila pertumbuhan tanaman maksimal dan baik.


            Terimakasih telah membaca artikel Budidaya tanam terong ini, semoga bermanfaat dan berkah.

Sunday, February 14, 2016

Budidaya tanam sawi hijau



                                                         Budidaya tanam sawi hijau
Budidaya tanam sawi hija tergolong tanaman yang sangat mudah dan pembiayaan yang ringan. Tanaman jenis ini biasa di budidayakan di dataran tinggi maupun rendah. Tanaman sawi hijau juga termasuk tanaman yang daya tahanya cukup bagus dari segi cuaca panas atau terkena curah hujan. Tanaman ini bias ditanam sepanjang musim karena tergantung factor pengairan atau penyiraman karena membutuhkan air yang harus cukup
Jenis sayuran sawi hijau ini sangat banyak disukai oleh semua kalangan. Karena d idalam sawi hijau ini terdapat banyak nutrisi vitamin terkandung didalamnya seperti;Vitamin K yang berfungsi untuk kesehatan tulang, bisajuga untuk menghambat partumbuhan pada kangker paru-paru kangker payudara, prostat dan lain lain. Karena sayuran ini juga mengandung sulfur [glucosinolates]dan masih banyak lagi gisi/vitamin didalamnya.Biarpun sayuran ini dibilang murah namun sangat banyak manfaatnya.

 Langkah-langkah budidaya tanam sawi hijau;
1-Pembibitan/penyemaian
2-Pengolahan tanah
3-Pemupukan dasar organic
4-Pemindaha bibit
5-Pemupukan non organic
6-Perawatan
7- Panen

1-Pembibitan/penyemaian; dilakukan dengan cara  penyebaran/ penaburan benih pada lahan. Lahan yang akankita gunakan terlebih dahulu  kita gemburkan dandiratakan dengan ukuran lebar 80cm-120cm dan panjang mengikuti banyak sedikitnya bibit sawi yang akan disebar. Bibit sawi hijo ini 1hektarnya membutuhkan 750gr kurang lebihnya.
Setelah gembur danrata  kita beri pupuk dasar non organic dengan takaran/ dosis rendah dengan cara kita sebar merata. Langkah selanjutnya kita siram sampai tanah dan pupuk tadi menyatu dengan tanah. Pupuk dasar yang diberikan ditempat penyemaian berguna untuk mempercepat pertumbuhan pada bit  yang kita mau tanam. Setelah penyiraman menyeluruh langkah selanjutnya penyebaran benih sawi. Benih kita sebar tipis tipis jangan terlalu padat. Karena hasil bibit yang tumbuhnya jarang jarang lebih kuat pada saat waktuperpindahan dilahan tanam selanjutnya
Agar benih sawi tadi aman dari curahan hujan dan sinar matahari secara langsung  yang kita lakukan adalah menutup dengan tanah terlebih dahulu ukuratebal kurang dari 0,5cm baru atasnya ditambahkan jerami sampai bener bener tanah tertutupi. Dikarenakan agar tanah tetap lembab dan benih akan cepat tumbuh.  Sementara menunggu tumbuhnya benih kita lakukan tahap selanjutnya.

2-Pengolahan tanah; dilakukan dengan cara menggunakan mesin bajak atau manual atau dengan cara cangkul. Pengolahan tanah dilakukan agar tanah menjadi gembur dan berongga. Perlakuan ini bermaksut agar akar tanaman tumbuh subur. Setelah tanah digemburkan yang dilakukan selanjutnya adalah pembagian menjadi beberapa bedengan. Setiap bedengan berukuran 1m-120cm dengan ketinggian 30-40cm, disela bedengan akan terbentuk sebuah parit yang berfungsi untuk panairan dan penyiraman.

3-Pemupuan dasaran organic; sesudah dilakukan pembedengan kita sebar pupuk organic dari pabrik atau bisa  pupuk kandang. Ini berguna untuk menjaga kualitas tanah dari hara dan juga berfungsi agar tanah tidak cepat padat. Selain pupuk organic prlu juga kita beri pengapuran atau penyebaran dolomid untuk menjaga kesetabilan asam padatanah. Akan lebih baiknya kalau kita tambah juga pupuk non organic dengan dosis rendah hanya sekedar untuk pemacu pertumbuhan awal setelah pindahan bibit.

4-Pemindahan bibit;setelah umur penyemaian mencapai 1-2 mingu sudah siap utuk di pindah kebedengan. Namun sebelum perpindahan lakah terlebih dahulu kita siram bedengan sampai betul betultanah menjadi lembab dan basah. Waktu yang baik untuk perpindahan bibit adalah sore hari karena tanaman tidak langsung layu, pertumbuhan awal akan berbeda yang ditanam pagi atau sore hari.
Jarak tanam diantara 20cm x 20cm sampai 30cm x 30 semuanya persegi, sebelum tanam beri libang pakai jari atau kayu, agar akar tidak luka atau patah. Baru tanam bibit sawi yang sudah kita cabut dan di siapkan. Siram kembali apa bila telah setelah dari tanam

5-Pemupuan non organic; setelah umur 1-2minggu harus kita tambah pupuk susulan yakni mencampur pupuk ZA25kg dan Orea 25kg =50kg untuk satu hektarnya. Cara mudah dan sederhana dalam pemupuan ini adalah  dengan melarutkan pupuk pada air dengan takaran 1sendok sayur ke 30leter air dan siramkan diatas tanaman. Dari 30liter itu kita gunakan pemupuan menjadi 5m”-7m”.

6-Perawatan; perawatan budidaya tanam sawi hijau termasuk mudah yang kita lakukan
-Penyiraman ; melakukan penyiraman secara rutin yakni pagi dan sore hari
-Penyiangan;  pencabutan rumput atau gulma juga usahakan rutin apabila  gulma bener bener banyak, karena gulma/rumput akan menggangu pertumbuhan tanaman tersebut. Karena pertumbuhan gulma biasanya lebih cepat daripada tanaman yang kita tanam.
-Penyemprotan atau penanggulangan hama; hama yg terdapat pada tanaman sawi biasanya adalah busuk akar, ulat daun dan kumbang daun. Apabila terserang hama tersebut usahakan penyemprotan sebelum panen atau 2minggu sebelumnya. Usakan menghindari penggunaan pestisida.

7-Panen; pemanenan dilakukan setelah tanaman tersebut berusia kurang lebih 40 hari dari paska perpindahan bibit ke bedengan. Dengan cara memotong dengan pisau dipankal atu diatas daun ke 2/3. Setelah pemotonga usahakan cepat cepat dibawa ketempat yang teduh dan disusun secara berdiri kemudian kita siram air tipis tipis agar tetap kelihatan segar. Dan siap edar dipasaran.
Apabila pertumbuhan budidaya tanam sawi hijau maksimal kita dalam ukuran 1hiktar akan mendapatkan kurang lebih 1-2ton.

    Terimakasih telah membaca artikel Budidaya tanam sawi hijau ini, semoga bermanfaat dan berkah.